🏢 Deskripsi Profesi & Ruang Lingkup Kerja
Bila percikan api telah membesar dan tidak mampu lagi dijinakkan dengan APAR portabel, tanggung jawab pemadaman segera diambil alih oleh unit taktis regu pemadam kebakaran internal perusahaan. Kegagalan merespon api fase berkembang dalam 10 menit pertama dapat memicu fenomena mematikan flashover.
Keterampilan taktis ini dibentuk melalui pelatihan Regu Penanggulangan Kebakaran Kelas C Kemnaker RI. Anggota regu dilatih teknik menggelar dan menggulung selang hidran kanvas bertekanan 7–10 bar, manuver nosel semprot (spray dan jet), serta pemakaian alat bantu pernapasan mandiri Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA).
Regu Kelas C dipimpin oleh koordinator terlatih dari pelatihan Koordinator Kebakaran Kelas B dan berkoordinasi dengan perwira keselamatan sertifikasi Ahli K3 BNSP resmi untuk mengamankan isolasi gas dan pasokan listrik fasilitas.
Sertifikasi Kelas C merupakan persyaratan mutlak bagi personil safety dan security di kawasan industri manufaktur, tangki timbun BBM, pergudangan modern, dan pelabuhan kargo.
Dalam ekosistem kepatuhan keselamatan industri modern, penguasaan standar kompetensi Regu Penanggulangan Kebakaran Kelas C tidak hanya memenuhi kewajiban perundang-undangan nasional, tetapi juga menjadi prasyarat penting dalam audit sertifikasi sistem manajemen mutu internasional seperti ISO 45001 dan ISO 14001. Perusahaan yang menempatkan personil bersertifikasi kompetensi terbukti mampu meminimalkan risiko penghentian operasional (stop work order), menekan angka kecelakaan kerja nihil (zero accident), serta meningkatkan penilaian integritas rantai pasok dalam proses prakualifikasi tender industri strategis.
📋 Daftar Unit Kompetensi SKKNI (BNSP)
Kandidat wajib dinyatakan Kompeten (K) pada seluruh unit kompetensi berikut dalam uji asesmen LSP terlisensi BNSP:
| No | Kode Unit | Judul Unit Kompetensi |
|---|---|---|
| 1 | M.71PKB02.001.1 | Menerapkan Standar Operasional Regu Pemadam Kebakaran Industri |
| 2 | M.71PKB02.002.1 | Mengoperasikan Sistem Instalasi Pipa Hidran dan Pompa Pemadam (Jockey, Electric, Diesel) |
| 3 | M.71PKB02.003.1 | Menggelar, Menyambung, dan Memegang Selang Hidran Bertekanan Tinggi |
| 4 | M.71PKB02.004.1 | Menggunakan Alat Pelindung Diri Lengkap dan Breathing Apparatus (SCBA) |
| 5 | M.71PKB02.005.1 | Melakukan Teknik Pencarian dan Pertolongan Korban (Search and Rescue) di Area Berasap |
| 6 | M.71PKB02.006.1 | Merawat dan Menguji Kelayakan Instalasi Hidran Gedung |
🎓 Persyaratan Peserta & Uji Asesmen
* Portofolio kerja dan bukti berkas pendukung wajib diverifikasi oleh Asesor Kompetensi sebelum pelaksanaan uji lisan/praktik.
🛠️ Uraian Tugas & Tanggung Jawab Operasional
💼 Benchmarking Gaji & Jenjang Karir
❓ Tanya Jawab Seputar Regu Penanggulangan Kebakaran Kelas C
Berapa orang jumlah regu pemadam Kelas C yang wajib dimiliki pabrik?
Kepmenaker 186/1999 menetapkan untuk tempat kerja bahaya sedang dan berat, wajib dibentuk regu pemadam dengan jumlah sekurang-kurangnya 2 orang untuk setiap 20 orang tenaga kerja.
Berapa lama masa pakai tabung udara SCBA dalam operasi pemadaman?
Tabung SCBA standar bertekanan 300 bar umumnya menyediakan suplai udara bernapas aman selama 30 hingga 45 menit tergantung laju konsumsi pernapasan personil di bawah beban kerja berat.
Apakah personil Kelas C wajib memakai pakaian tahan api?
Ya, anggota regu Kelas C yang berhadapan langsung dengan radiasi panas wajib mengenakan Fire Bunker Gear (baju tahan panas) bersertifikasi NFPA atau EN469.