Kalkulator Paparan Kebisingan K3 2026
Hitung Dosis Kebisingan Kumulatif (Noise Dose %), Time-Weighted Average (TWA 8-Jam), batas durasi pajanan maksimal yang diizinkan, serta evaluasi perlindungan riil APD pendengaran (NRR Derating).
Tabel Sumber & Durasi Paparan
| Area / Mesin Operasional | Tingkat (dBA) | Durasi (Jam) | Batas Izin (T) | Hapus |
|---|
Hasil Evaluasi Pajanan
Permenaker 5/2018- Lakukan pemantauan lingkungan kerja periodik 6 bulan sekali.
- Wajibkan audiometri berkala tahunan untuk pekerja di zona kebisingan > 85 dBA.
Dasar Hukum & Standar Kebisingan Tempat Kerja di Indonesia
Pengendalian faktor fisik kebisingan diatur secara mengikat melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI No. 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja. Kebisingan diartikan sebagai semua suara yang tidak dikehendaki yang bersumber dari alat-alat proses produksi dan/atau alat-alat kerja yang pada tingkat tertentu dapat menimbulkan gangguan pendengaran.
Tabel Resmi Batas Waktu Pemaparan Kebisingan (Permenaker 5/2018)
| Intensitas Kebisingan (dBA) | Waktu Pemaparan Maksimal per Hari Kerja | Keterangan Kategori |
|---|---|---|
| 85 dBA | 8 Jam | Nilai Ambang Batas Standar (NAB) |
| 88 dBA | 4 Jam | Kenaikan 3 dB = Waktu Berkurang 50% |
| 91 dBA | 2 Jam | Wajib APD & Audiometri Tahunan |
| 94 dBA | 1 Jam | Wajib Rotasi Kerja |
| 97 dBA | 30 Menit | Zona Kebisingan Tinggi |
| 100 dBA | 15 Menit | Area Sangat Bising |
| 103 dBA | 7.5 Menit | Batas Sangat Kritis |
| 115 dBA | 28.12 Detik | Bahaya Langsung Pendengaran |
| 140 dBA | Tidak Boleh Terpapar (0 Detik) | Batas Maksimum Mutlak (Impulsif) |
Rumus Perhitungan Dosis Kebisingan Kumulatif
Apabila seorang tenaga kerja bekerja di berbagai ruangan dengan intensitas bising yang bervariasi sepanjang giliran kerja (shift), maka dosis paparan kumulatif dihitung dengan rumus:
Di mana C adalah durasi aktual pekerja berada di area bising tersebut (dalam jam), dan T adalah batas waktu paparan maksimum yang diizinkan untuk intensitas kebisingan tersebut berdasarkan tabel Permenaker 5/2018. Jika nilai Dosis (D) melebihi 100%, maka paparan dinyatakan MELAMPAUI Nilai Ambang Batas.