PJK3 Resmi Kemnaker RI Sertifikasi BNSP Mining

Pelatihan Pengawas Operasional Madya (POM) Tambang BNSP

Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Pertambangan Sertifikasi BNSP diselenggarakan untuk memvalidasi kompetensi kepemimpinan keselamatan tingkat menengah (Middle Management) berdasarkan Standar Kompe…

⏱️ 4 Hari Pelatihan 🌐 Tatap Muka 🏢 Tersedia In-House Training ✓ Terakreditasi Resmi
🛡️ Terakreditasi Resmi Sertifikasi BNSP
Biaya Investasi Mulai
Rp 8.750.000 / orang
🏢 Tersedia Penawaran Khusus In-House & Grup Perusahaan
  • Sertifikat Resmi & SKP Kemnaker / BNSP
  • Modul Materi & Bimbingan Instruktur Ahli
  • Pelatihan Tatap Muka, Online, & In-House

Program

Deskripsi Program

Pelatihan & Sertifikasi Pengawas Operasional Madya (POM) Pertambangan Sertifikasi BNSP diselenggarakan untuk memvalidasi kompetensi kepemimpinan keselamatan tingkat menengah (Middle Management) berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 Lampiran I.

Dalam struktur operasional pertambangan Minerba, Pengawas Operasional Madya bertanggung jawab mengawasi dan mengoordinasikan para Pengawas Operasional Pertama (POP), memastikan terlaksananya Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), memimpin investigasi kecelakaan tambang berakibat cedera berat/mati, menyusun Analisis Keselamatan Pekerjaan (JSA/IBPR), serta merancang program perlindungan lingkungan hidup pertambangan.

Peran Strategis Pengawas Operasional Madya di Pertambangan

Jika Pengawas Operasional Pertama (POP) bertugas di garis depan mengawasi operator dan pekerja lapangan secara langsung, maka Pengawas Operasional Madya (POM) bertindak sebagai pengendali sistem dan penilai efektivitas keselamatan kerja lintas departemen di bawah arahan Kepala Teknik Tambang (KTT).

Pelatihan dan sertifikasi di Wahana Totalita menempa para kandidat POM menguasai unit kompetensi manajerial:

  • Audit Implementasi SMKP Minerba: Mengukur sejauh mana elemen kebijakan, perencanaan, organisasi, dan evaluasi keselamatan pertambangan berjalan secara nyata di lapangan.
  • Penyelidikan Kecelakaan Mendalam (Incident Investigation): Membongkar akar penyebab laten (underlying and system causes) di balik suatu kegagalan alat atau insiden manusia, guna menerbitkan rekomendasi perbaikan permanen.
  • Evaluasi Manajemen Risiko Terintegrasi: Meninjau kembali dokumen HIRADC/IBPR saat terjadi perubahan metode penambangan, perubahan rute hauling, atau masuknya armada alat berat baru.

Perbandingan Jenjang Kompetensi Pengawas Pertambangan (POP vs POM vs POU)

Jenjang Pengawas Target Posisi Pekerjaan Fokus Utama Kompetensi
POP (Pertama) Foreman, Group Leader, Supervisor Lapangan Inspeksi harian, safety talk harian, JSA lapangan, dan investigasi awal kecelakaan
POM (Madya - Program Ini) Superintendent, Assistant Manager, Section Head Evaluasi inspeksi, memimpin investigasi kecelakaan berat, audit SMKP, & kelola POP
POU (Utama) Kepala Teknik Tambang (KTT), General Manager, Direktur Perumusan kebijakan keselamatan korporat, alokasi anggaran, & tinjauan manajemen SMKP

Sinergi Jalur Karier Pengawasan Pertambangan Minerba

Sertifikasi POM merupakan prasyarat mutlak untuk melangkah ke puncak pimpinan operasional tambang tertinggi. Rencanakan jenjang karier pertambangan Anda secara terpadu:

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah harus memiliki sertifikat POP sebelum mengikuti sertifikasi POM?

Ya, calon asesi POM diwajibkan telah memiliki sertifikat kompetensi POP (Pengawas Operasional Pertama) yang diterbitkan oleh BNSP minimal 1 tahun kalender sebelumnya, serta memiliki pengalaman kerja di level manajerial tingkat menengah.

Dokumen portofolio apa saja yang wajib disiapkan asesi POM?

Asesi wajib mengumpulkan bukti laporan investigasi kecelakaan tambang yang pernah dipimpin, laporan evaluasi inspeksi K3, dokumen IBPR/HIRADC departemen, SOP yang pernah disahkan, dan bukti audit internal SMKP yang ditandatangani oleh atasan/KTT.

Kurikulum

Materi Pelatihan

  • 01Regulasi K3 Pertambangan: Penelaahan Mandat Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 Lampiran I
  • 02Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Hukum Pengawas Operasional Madya (POM)
  • 03Penerapan dan Pengawasan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP Minerba)
  • 04Manajemen Bahaya dan Pengendalian Risiko Lanjutan: Identifikasi Bahaya Penilaian Risiko (IBPR / HIRADC)
  • 05Pelaksanaan dan Evaluasi Inspeksi Keselamatan Terencana serta Analisis Bahaya Bawah Sadar
  • 06Metodologi Investigasi Kecelakaan Tambang Lanjutan: Root Cause Analysis (Fishbone & 5-Why) dan Penyusunan Laporan ke KTT
  • 07Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan: Pencegahan Air Asam Tambang (AAT), Limbah B3, dan Pengendalian Erosi
  • 08Penyusunan Analisis Keselamatan Pekerjaan (Job Safety Analysis / JSA) dan Standar Operasional Prosedur (SOP)
  • 09Pertemuan Keselamatan Kerja Terencana (Safety Committee Meeting) dan Evaluasi Kinerja K3 Kontraktor Tambang
  • 10Bimbingan Teknis Pengumpulan Portofolio Bukti Kerja dan Simulasi Uji Asesmen Kompetensi Asesor BNSP

Butuh Penawaran Resmi atau Pelatihan In-House?

Dapatkan silabus lengkap, proposal teknis, dan rincian diskon rombongan untuk perusahaan atau instansi Anda langsung via WhatsApp konsultan kami.

Konsultasi WhatsApp Gratis →

Pengembangan Kompetensi

Rekomendasi Sertifikasi & Lisensi K3 Terkait

Untuk melengkapi kualifikasi kerja di industri dan memenuhi kepatuhan regulasi keselamatan kerja, tenaga kerja dan pengawas juga disarankan melengkapi portofolio sertifikasi kompetensi terkait berikut:

Ringkasan

Informasi Pelatihan

KategoriMining
ModeTatap Muka
SertifikasiSertifikasi BNSP
Durasi4 Hari
HargaRp 8.750.000 / orang
PendaftaranVia WhatsApp

FAQ

Pertanyaan Seputar Pelatihan Pengawas Operasional Madya (POM) Tambang BNSP

Jadwal Pelatihan Pengawas Operasional Madya (POM) Tambang BNSP diselenggarakan secara berkala setiap bulan untuk kelas reguler publik (online maupun tatap muka) dan in-house training di perusahaan Anda. Hubungi tim kami via WhatsApp di nomor 0877-5915-1278 untuk mendapatkan jadwal batch dan silabus terbaru.

Investasi pelatihan Pelatihan Pengawas Operasional Madya (POM) Tambang BNSP adalah Rp 8.750.000/peserta. Fasilitas mencakup sertifikat resmi, modul materi lengkap, pembinaan oleh instruktur profesional berpengalaman, dan konsultasi pra-pelatihan.

Syarat sertifikasi POP BNSP mengacu pada Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018: minimal pendidikan D3/S1 pengalaman kerja minimal 1 tahun di pertambangan minerba, atau pendidikan SMA/SMK dengan pengalaman minimal 10 tahun di industri pertambangan, dibuktikan dengan surat keterangan kerja dari KTT (Kepala Teknik Tambang).

POP (Pengawas Operasional Pertama) ditujukan untuk level foreman/frontline supervisor yang mengawasi operasional harian. POM (Pengawas Operasional Madya) untuk level superintendent/middle management. POU (Pengawas Operasional Utama) untuk pimpinan tertinggi operasional tambang/KTT.

Sertifikasi Kemnaker diterbitkan melalui lembaga pelatihan yang ditunjuk Kementerian Ketenagakerjaan RI, umumnya berupa Sertifikat Kompetensi K3 disertai SKP (Surat Keputusan Penunjukan) untuk profesi tertentu seperti Ahli K3 Umum. Sertifikasi BNSP diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi, mengacu pada skema SKKNI. Keduanya sah dan diakui secara nasional — banyak perusahaan atau dokumen tender mensyaratkan salah satu secara spesifik, jadi sebaiknya dicek dulu sebelum memilih jalur sertifikasi.

SKP (Surat Keputusan Penunjukan) dan sertifikat kompetensi K3 dari Kemnaker umumnya berlaku 3 tahun sejak tanggal diterbitkan, dan dapat diperpanjang sebelum masa berlaku habis. Sertifikat BNSP mengikuti masa berlaku skema sertifikasi terkait, pada umumnya juga 3 tahun. Kami membantu proses perpanjangan — hubungi tim kami untuk detail dokumen yang diperlukan.

Sertifikat Kemnaker dapat dicek melalui sistem informasi resmi Kementerian Ketenagakerjaan, sedangkan sertifikat BNSP diverifikasi melalui portal resmi LSP penerbit. Wahana Totalita juga menyediakan halaman verifikasi sertifikat di /verifikasi/ khusus untuk alumni pelatihan kami.

Pendaftaran dilakukan via WhatsApp — tim kami mengirimkan info jadwal terdekat, syarat peserta, dan rincian biaya. Setelah konfirmasi, peserta mengisi formulir pendaftaran dan melakukan pembayaran sesuai instruksi yang diberikan.

Ya. Sertifikat Kemnaker maupun BNSP yang diterbitkan lembaga terakreditasi berlaku secara nasional dan lazim digunakan sebagai syarat teknis dalam tender pemerintah maupun proyek BUMN/swasta di seluruh Indonesia.

Baca Juga

Artikel Seputar Topik Ini

Tertarik dengan program ini?

Hubungi tim kami via WhatsApp untuk informasi jadwal, syarat pendaftaran, dan penawaran khusus perusahaan.

Daftar via WhatsApp